Minggu, 01 Desember 2013

Untuk “N”


sunyi ini begitu pahit
pekat menjerat rasa yang kau torehkan
dalam senandung malam-malam ku

pernahkah kau rasa ini luka
busur panah yang tertancap di ulu hati
 memudarkan nyanyian hati
indahnya hari-hari yang berlalu hanya sepi

terkadang hilang kekuatan ini hingga terpejam
tak mampu menahan denting senandung kelam
tapi semua sekejap beranjak perlahan
dengan begitu tajamnya rasa dalam keyakinan

untuk N …
dengar bisik ini perlahan
tetaplah berdiri dalam keyakinan
bila waktu telah menentukan
apalah daya kita untuk bertahan
kita akan bertemu dalam keindahan…
cinta dan sayang……

maaf, bila aku terlalu dalam
                                                                                                        17 Juni 2013
Share:

Kamu


aku tak akan memujamu
seperti remaja itu pada cinta pertama
yang kubawa hanya sebentuk rasa percaya yang cukup sederhana
          : jadi pendampingku di belantara fana
            hingga mahsyar di alam syurga

keyakinan itu padamu
tak seperti masa lalu
tiada bimbang, tiada ragu tentangmu
bersamamu mengukir masa baru

aku tetap di sini
menela’ah haru setiap langkah perjalanan
menanti hari-hari
mematangkan keyakinan
meski tak tahu apakah takdir mencipta do’a ini
atau akan tetap membiarkan diri dalam perenungan

ini bagaikan rindu
tapi tak kubiarkan ia menggebu
kian membakar seisi kalbu
karna ini bukan kisah remaja
terhanyut biru cinta pertama
di sini menunggu
hingga waktu yang tak tahu
                                                                                                          17 Juni 2013
Share:

Kamis, 28 November 2013

Wahai Cinta


setiap mataku terpaku jauh
ke dalam relung yang tak pernah aku tau
detak nadiku menghentak dadaku
menghanyut ketenangan kalbu


ada denting nada luka
berlalu sepi di dalam hati
bila ingatan merasuk meresap tentangmu
serasa jiwa enggan melerai perih


tatapan itu ,,
tak mampu melupakan beningnya pesona itu
kidung mesra yang ku cipta
merasuk indah dalam selaksa


wahai cinta ,,,
betapa ingin jiwaku terkekang abadi indah bersamamu
hancurkan semua dekapan semu khayalku
di antara biru pilar-pilar cinta itu


wahai dinda ,,,
takkan pernah hati mendusta cinta ,,,
bila ia tergenggam dalam khilafnya
biarkan khilaf itu berdiri tegas di sudut arifnya
tetap berpeluk pada keindahan nyata
yang kau sebut dengan … cinta .,,,

                                                                                                                         Oktober 2013
Share: